Home Ekonomi OJK Dukung Penuh Rencana Dana Pensiun Atlet Kemenpora, Dianggap Perluasan Inklusi
Ekonomi

OJK Dukung Penuh Rencana Dana Pensiun Atlet Kemenpora, Dianggap Perluasan Inklusi

Bagikan
Tagging OJK
OJK dukung rencana Kemenpora ciptakan dana pensiun atlet via skema mandiri. Langkah ini dinilai sejalan perluasan inklusi pekerja informal. Data peserta dana pensiun naik 0,60% yoy.Foto: IST
Bagikan

Finnews.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan dukungan penuh atas rencana Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) untuk menginisiasi program dana pensiun bagi para atlet. OJK memandang langkah strategis ini sangat dimungkinkan, terutama melalui skema kepesertaan mandiri.

Kepala Eksekutif Pengawas Perasuransian, Penjaminan dan Dana Pensiun OJK, Ogi Prastomiyono, menilai inisiatif ini memiliki potensi besar untuk memperluas cakupan peserta dan secara signifikan meningkatkan aset industri dana pensiun nasional.

“OJK memandang bahwa penyelenggaraan program pensiun bagi para atlet dan pelatih sangat dimungkinkan, khususnya melalui skema kepesertaan mandiri. Inisiatif ini berpotensi memperluas cakupan peserta dan meningkatkan aset industri dana pensiun,” ujar Ogi dalam keterangan tertulisnya, Kamis 27 November 2025.

Sejalan dengan Perluasan Inklusi Pekerja Informal

Menurut Ogi, langkah yang diusulkan Kemenpora ini selaras dengan upaya OJK yang terus berfokus mendorong perluasan inklusi program pensiun bagi pekerja informal. Hal ini krusial mengingat demografi ketenagakerjaan Indonesia yang kini semakin didominasi oleh segmen pekerja non-formal.

OJK berharap, dengan adanya perluasan partisipasi yang lebih beragam,  termasuk para atlet dan pelatih industri dana pensiun di masa depan dapat menjadi lebih kuat, inklusif, dan berkelanjutan.

OJK mengungkapkan, data per September 2025 menunjukkan jumlah peserta dana pensiun sukarela telah mencapai sekitar 5,3 juta peserta. Jumlah ini mencatatkan pertumbuhan sebesar 0,60% secara year-on-year (yoy).

Meskipun pertumbuhan ini dinilai stabil, OJK mengakui bahwa industri tersebut masih memiliki ruang yang luas untuk diperluas. Target utama perluasan adalah segmen pekerja informal yang saat ini semakin dominan dalam struktur ketenagakerjaan Indonesia.

Untuk merealisasikan perluasan kepesertaan tersebut, OJK terus mendorong agar lembaga dana pensiun memperkuat digitalisasi layanan mereka. Digitalisasi ini mencakup seluruh proses, mulai dari pendaftaran peserta, pembayaran iuran, hingga akses informasi manfaat.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Foto lokasi pengisian daya listrik mobil
Ekonomi

Lonjakan Kendaraan Listrik Berpotensi Gerus Pendapatan Asli Daerah

finnews.id – Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat menyoroti peralihan besar-besaran masyarakat...

Lumbung Pangan
Ekonomi

Indonesia Siap Ekspor Beras dan Jagung ke Pasar Dunia

finnews.id – Perum Bulog menegaskan kesiapannya memasuki babak baru ketahanan pangan nasional:...

EkonomiHukum & Kriminal

Alleged Corruption Case at KPP Madya North Jakarta: Tax Bribery and Manipulation of Tax Obligations

finnews.id – The Corruption Eradication Commission (KPK) has named five individuals as...

Tabungan BTN Pos
Ekonomi

Rebranding Produk Tabungan BTN Pos, BTN Bidik Dana Murah Rp 5 Triliun

Finnews.id – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) resmi melakukan rebranding...