Home Otomotif Penyebab Baret Halus di Bodi Mobil: Kenali Faktor Utama & Cara Mencegahnya
Otomotif

Penyebab Baret Halus di Bodi Mobil: Kenali Faktor Utama & Cara Mencegahnya

Bagikan
Screenshot
Bagikan

finnews.id – Baret halus pada bodi mobil adalah salah satu masalah paling umum yang dialami pemilik kendaraan.

Meski tampak sepele, goresan tipis ini dapat mengganggu tampilan mobil dan menurunkan nilai estetika bahkan harga jual.

Mengetahui penyebab baret halus adalah langkah awal untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Berikut adalah penyebab paling sering munculnya baret halus pada bodi mobil.

1. Teknik Mencuci Mobil yang Salah

Mencuci mobil dengan kain yang tidak bersih, spons kasar, atau gerakan menggosok yang terlalu keras dapat menciptakan goresan tipis.

Butiran pasir yang menempel pada kain pembersih juga dapat menyebabkan swirl mark.
Penyebab umum:
Menggunakan satu ember tanpa metode two-bucket
Menggunakan kain lap murahan
Mencuci saat permukaan mobil masih panas

2. Debu dan Kotoran yang Digosok Saat Kering

Banyak orang mengelap debu di bodi mobil saat kondisi kering. Padahal, debu mengandung partikel kecil yang tajam dan dapat menggores cat.
Contoh:
Menghapus debu dengan tangan atau tisu kering → langsung timbul baret tipis.

3. Gesekan dengan Pakaian atau Benda di Sekitar Mobil

Gesekan ringan seperti pakaian bertekstur kasar, tas, helm, atau anak kecil yang bersandar bisa menimbulkan baret tanpa disadari.
Sumber gesekan:
Jaket denim
Ritsleting
Kancing pakaian
Tas punggung

4. Air Hujan yang Mengering

Air hujan mengandung mineral dan polutan. Ketika mengering di bawah sinar matahari, residunya dapat merusak lapisan clear coat dan memunculkan efek kusam atau goresan tipis setelah dibersihkan.

5. Kualitas Cat atau Clear Coat yang Kurang Baik

Pada beberapa mobil, terutama yang pernah dicat ulang dengan bahan berkualitas rendah, permukaan cat lebih mudah terkena baret halus.

6. Daun, Ranting, atau Kotoran dari Pohon

Parkir di bawah pohon bisa menyebabkan bodi mobil terkena ranting kecil, getah kental, atau kotoran burung semuanya berpotensi menimbulkan goresan saat dibersihkan.

7. Penggunaan Alat Poles yang Salah

Memoles mobil tanpa pengalaman atau menggunakan alat yang tidak sesuai bisa membuat permukaan cat tergores dan meninggalkan swirl mark.

Bagikan
Artikel Terkait
Otomotif

Penampakan Nio ES9, SUV Listrik Terbaru

finnews.id – Nio secara resmi telah mengajukan model terbarunya ke Kementerian Perindustrian...

Otomotif

The Most Comfortable Family Cars of 2026

finnews.id – In 2026, the family car market continues to offer a...

Honda CBR500R Four
Otomotif

Honda CBR500R Four, Motor Sport 4 Silinder yang Jadi Perhatian Pencinta Otomotif

finnews.id – Honda kembali membuat gebrakan di dunia sepeda motor sport. Pabrikan...

Hyundai New Creta Alpha
Otomotif

Intip Spesifikasi Lengkap Hyundai New Creta Alpha

finnews.id – PT Hyundai Motors Indonesia (HMID) resmi menghadirkan New Creta Alpha,...