Home Internasional Trump Mulai Proses Penetapan Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Organisasi Teroris, Ancaman Baru bagi Hamas
Internasional

Trump Mulai Proses Penetapan Cabang Ikhwanul Muslimin sebagai Organisasi Teroris, Ancaman Baru bagi Hamas

Bagikan
Trump Muslim Brotherhood
Presiden AS Donald Trump memerintahkan proses penetapan cabang Ikhwanul Muslimin di Mesir, Lebanon, dan Yordania sebagai organisasi teroris, dengan alasan dukungan kelompok ini terhadap Hamas.Foto:IG
Bagikan

Permintaan untuk memblokir Ikhwanul Muslimin sudah lama diajukan oleh aktivis sayap kanan di AS. Namun, kritikus menilai langkah ini dapat memperkuat otoritarianisme dan membatasi kebebasan politik di Timur Tengah. Beberapa khawatir, dekrit ini bisa digunakan untuk menargetkan aktivis Muslim Amerika yang dituduh memiliki hubungan dengan Ikhwan atau memberikan kontribusi kepada yayasan yang berafiliasi dengan mereka.

Nihad Awad, Direktur Eksekutif Council on American-Islamic Relations (CAIR), menegaskan, penetapan ini seharusnya tidak memengaruhi kelompok advokasi atau organisasi amal Muslim Amerika. “Organisasi Muslim di AS solid dan berbasis di sini. Organisasi bantuan mereka melayani jutaan orang di luar negeri. Saya berharap ini tidak akan mengganggu pekerjaan mereka,” kata Awad.

Sebelumnya, Gubernur Texas dari Partai Republik, Greg Abbott, menetapkan Muslim Brotherhood dan CAIR sebagai organisasi teroris asing dan organisasi kriminal transnasional, yang memicu gugatan dari CAIR.

Analis menilai perintah Trump lebih ditujukan untuk menarik simpati audiens domestik di AS. Rami Khouri, pakar di American University of Beirut, menyebut,

“Ini kebijakan luar negeri yang amatir, tapi menarik bagi kaum sayap kanan di AS dan Israel.”

Ia menambahkan, langkah ini muncul saat AS berupaya keras mencapai gencatan senjata di Gaza, yang sebagian besar diabaikan Israel dan sebagian besar dipatuhi Hamas.

Khouri menilai, “Langkah ini lebih ditujukan untuk tayangan televisi domestik dan donor Partai Republik, yang kini kehilangan dukungan akibat kebijakan mereka yang beragam tapi tidak efektif.”

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Serangan Arab Saudi di Yaman
Internasional

Kemlu Ungkap Nasib 3 WNI di Yaman Saat Serangan Arab Saudi

finnews.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akhirnya mengungkap nasib tiga warga...

Internasional

Rusia Gabung dengan China-Iran dalam Latihan Perang di Lepas Pantai Afsel

finnews.id – Sebuah kapal perang Rusia tiba di lepas pantai pangkalan Angkatan...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Dinilai Kooperatif, Trump Batalkan Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela

finnews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan gelombang serangan kedua...

Longsor sampah Filipina 2026
Internasional

Tragedi Longsor Sampah di Filipina: Puluhan Pekerja Hilang Tertimbun di Cebu City

Pemerintah setempat memastikan seluruh tim tanggap darurat akan tetap bekerja penuh untuk...