Home Tekno Awas! Jangan Sembarangan Ngecas HP di Tempat Umum, Risiko Pencurian Data Mengintai!
Tekno

Awas! Jangan Sembarangan Ngecas HP di Tempat Umum, Risiko Pencurian Data Mengintai!

Bagikan
Pengisian daya umum
Pengisian daya HP di tempat umum
Bagikan

finnews.id – Di era digital seperti sekarang, smartphone bukan sekadar alat komunikasi. Hampir seluruh aktivitas kita tersimpan di dalamnya: foto pribadi, akun media sosial, pekerjaan, hingga perbankan digital.

Karena itulah baterai HP yang menipis sering kali membuat panik, terlebih saat kita sedang bepergian. Tidak heran banyak orang langsung mencari colokan atau port USB di bandara, hotel, kafe, hingga pusat perbelanjaan untuk mengisi daya.

Namun, kebiasaan sederhana tersebut ternyata bisa sangat berbahaya.

Dewan Keamanan Siber Uni Emirat Arab (UEA) baru-baru ini memberikan peringatan keras kepada para pelancong. Mengisi daya perangkat di stasiun pengisian umum yang tidak aman dapat membuka peluang besar bagi peretas untuk mencuri data pengguna.

Peringatan ini disampaikan melalui Emirates News Agency (WAM) pada Minggu (23/11). Mereka menekankan bahwa ancaman pencurian data melalui terminal pengisian daya publik semakin meningkat dan kerap terjadi tanpa korban menyadarinya.

79% Pelancong Berisiko Jadi Korban

Menurut laporan yang dikutip WAM, sebanyak 79 persen pengguna yang mengisi daya smartphone di stasiun pengisian tidak terpercaya berpotensi mengalami kebocoran data pribadi.

Bukan sekadar isu kecil, beberapa titik pengisian daya umum rupanya telah disusupi perangkat lunak berbahaya atau sistem tersembunyi yang dapat mengeksekusi serangan siber.

Jenis serangan tersebut dikenal sebagai “juice jacking”.

Pada dasarnya, peretasan ini memanfaatkan protokol transfer data (media atau gambar) yang secara otomatis aktif ketika perangkat terhubung ke kabel USB tertentu.

Saat pengguna mengira hanya mengisi daya baterai, sistem di balik port tersebut diam-diam bisa mengunduh data, membaca isi perangkat, mencuri kata sandi, atau bahkan menginstal malware tanpa persetujuan pengguna.

Artinya, tindakan sesederhana mencolokkan HP ke colokan USB publik bisa mengakibatkan kerugian keamanan digital yang besar.

Risiko Pencurian Data yang Mengintai

Dewan Keamanan Siber UEA memperingatkan bahwa mengabaikan langkah-langkah dasar keamanan digital dapat menyebabkan:

  • Pencurian data pribadi
  • Pembobolan akun-akun penting
  • Pencurian kata sandi atau akses login
  • Pemasangan malware yang memantau aktivitas HP
  • Kendali jarak jauh atas perangkat tanpa sepengetahuan pengguna

Bagi traveler, risiko ini semakin berbahaya jika perangkat berisi dokumen perjalanan, akses perbankan, atau aplikasi kantor.

Tanda HP Kamu Mungkin Sudah Diretas

Menurut laporan tersebut, ada beberapa indikasi yang patut dicurigai setelah mengisi daya di tempat umum:

  • Baterai cepat habis secara tidak wajar
  • Performa aplikasi melambat atau sering macet
  • Sistem crash atau restart berulang
  • Muncul ikon, aplikasi, notifikasi, atau pesan yang tidak dikenal

Jika salah satu tanda ini muncul setelah ngecas di tempat umum, ada kemungkinan sistem perangkat telah dimanipulasi.

Cara Menghindari Pencurian Data Saat Isi Baterai

Agar tetap aman, berikut langkah perlindungan yang direkomendasikan para pakar keamanan:

  • Gunakan charger & adaptor sendiri, bukan kabel USB publik
  • Hindari port USB umum, gunakan colokan listrik biasa (AC) jika terpaksa
  • Bawa power bank saat bepergian
  • Aktifkan mode “charge only” jika tersedia di perangkat
  • Gunakan USB data blocker / anti juice jacking — adaptor khusus yang menonaktifkan transfer data
  • Matikan fitur debugging pada smartphone

Kesadaran keamanan digital menjadi sangat penting, terutama bagi mereka yang sering bepergian atau bekerja remote.

Mengisi daya HP di stasiun pengisian daya umum memang terlihat praktis, tetapi risiko yang tersembunyi jauh lebih besar. Serangan juice jacking kini menjadi salah satu metode favorit peretas untuk mencuri data tanpa terdeteksi. Mulai dari dokumen pribadi hingga akses rekening, semuanya bisa diretas hanya melalui satu koneksi USB.

Karena itu, biasakan untuk ngecas di tempat aman, gunakan peralatan sendiri, dan selalu waspada terhadap tanda-tanda peretasan pada ponsel.

Keamanan digital bukan hanya tanggung jawab perusahaan teknologi — tetapi juga setiap individu pengguna gadget, termasuk kita.

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Tekno

Tablet vs Laptop untuk Mahasiswa 2026: Mana Lebih Worth It untuk Kuliah?

finnews.id – Memilih perangkat terbaik untuk menunjang aktivitas belajar masih menjadi dilema...

Tekno

Samsung Galaxy A57 5G vs Samsung Galaxy A56 5G Mana yang Terbaik?

finnews.id – Samsung kembali memperkuat lini ponsel kelas menengahnya di Indonesia dengan...

Tekno

Infinix Rilis XPad Series di Indonesia, Tablet Rp2 Jutaan dengan RAM 8GB, Cocok untuk Pelajar hingga Pekerja

finnews.id – Infinix resmi meluncurkan lini tablet terbarunya, XPad Series, di pasar...

HandphoneTekno

Daftar Harga Samsung Galaxy A57 5G di Indonesia: Cek Varian dan Promo Hingga April 2026

finnews.id – Samsung Electronics Indonesia secara resmi menggebrak pasar smartphone kelas menengah...