Kasus video viral yang memperlihatkan dugaan penghinaan terhadap Al-Qur’an kini memasuki fase penting penyelidikan.
Tim siber Polri telah bergerak melakukan profiling terhadap pelaku dan mengumpulkan bukti digital yang relevan. Meski publik bereaksi keras, kepolisian mengimbau masyarakat untuk tidak terprovokasi serta tidak ikut menyebarluaskan konten sensitif tersebut.
Hingga kini, aparat masih bekerja menelusuri identitas pelaku, lokasi perekaman, dan kemungkinan keterlibatan pihak lain. Polri berjanji memberikan perkembangan terbaru setelah proses penyelidikan mencapai hasil signifikan.