Home Internasional Kunjungan Gedung Putih: Trump Bela Pangeran MBS Soal Pembunuhan Jurnalis Khashoggi, Abaikan Intel AS
Internasional

Kunjungan Gedung Putih: Trump Bela Pangeran MBS Soal Pembunuhan Jurnalis Khashoggi, Abaikan Intel AS

Bagikan
Trump MBS Khashoggi
Presiden Trump secara terbuka membela Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dari tuduhan intelijen AS terkait pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi saat kunjungan Pangeran Saudi ke Gedung Putih.Foto:X@thewhitehouse
Bagikan

Mengabaikan Intelijen AS, Trump Bela Pangeran MBS Terkait Kasus Khashoggi

Finnews.id – Presiden Trump secara terbuka membela Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) dari tuduhan intelijen AS terkait pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi saat kunjungan Pangeran Saudi ke Gedung Putih. Sikap ini mempererat hubungan AS-Saudi, di tengah kritik hak asasi manusia dan kesepakatan bisnis keluarga Trump.

Hubungan Amerika Serikat dan Arab Saudi mulai mesra setelah kunjungan pertama Pangeran Mohammed bin Salman (MBS) ke Gedung Putih dalam tujuh tahun terakhir.

Presiden Donald Trump pada hari Selasa secara terbuka menepis temuan intelijen AS yang menyebutkan bahwa Pangeran Mahkota Saudi tersebut kemungkinan besar mengetahui operasi pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada tahun 2018.

Kunjungan ini secara efektif menghapus “awan gelap” yang sempat menyelimuti hubungan kedua negara pasca-operasi yang menargetkan Khashoggi, seorang kolumnis Washington Post dan kritikus keras Kerajaan.

Tujuh tahun berselang, Trump justru semakin merangkul penguasa de facto berusia 40 tahun itu, menyebutnya sebagai sosok yang sangat diperlukan untuk membentuk masa depan Timur Tengah.

Pembelaan Kontroversial dan Komentar Trump

Saat pembelaan, Trump melabeli Khashoggi sebagai sosok “sangat kontroversial” dan menyatakan bahwa “banyak orang tidak menyukai beliau.” Pangeran Mohammed sendiri membantah keterlibatannya dalam pembunuhan Khashoggi, yang merupakan warga Saudi sekaligus penduduk Virginia, AS.

“Terlepas dari kamu suka atau tidak suka, hal-hal buruk memang terjadi,” kata Trump menanggapi insiden internasional tersebut, ketika ditanya wartawan di Ruang Oval bersama Pangeran Mohammed.

“Tetapi (Pangeran Mohammed) tidak tahu apa-apa tentang itu. Kita bisa berhenti di situ. Kamu tidak perlu mempermalukan tamu kita dengan mengajukan pertanyaan seperti itu.” lanjutnya..

Hal ini bertentangan dengan temuan intelijen AS yang dideklasifikasi pada awal pemerintahan Biden tahun 2021. Laporan tersebut menyimpulkan bahwa Pangeran Mahkota Saudi kemungkinan besar telah menyetujui pembunuhan Khashoggi oleh agen Saudi di dalam konsulat Saudi di Istanbul.

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Serangan Arab Saudi di Yaman
Internasional

Kemlu Ungkap Nasib 3 WNI di Yaman Saat Serangan Arab Saudi

finnews.id – Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akhirnya mengungkap nasib tiga warga...

Internasional

Rusia Gabung dengan China-Iran dalam Latihan Perang di Lepas Pantai Afsel

finnews.id – Sebuah kapal perang Rusia tiba di lepas pantai pangkalan Angkatan...

Presiden AS Donald Trump.
Internasional

Dinilai Kooperatif, Trump Batalkan Gelombang Serangan Kedua ke Venezuela

finnews.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump membatalkan gelombang serangan kedua...

Longsor sampah Filipina 2026
Internasional

Tragedi Longsor Sampah di Filipina: Puluhan Pekerja Hilang Tertimbun di Cebu City

Finnews.id – Bencana mematikan melanda wilayah Filipina bagian tengah setelah sebuah gunungan...