Home Tekno Jadi Biang Kerok Jutaan Website Down, Apa Itu Cloudflare dan Apa Saja Kegunaan serta Fungsinya?
Tekno

Jadi Biang Kerok Jutaan Website Down, Apa Itu Cloudflare dan Apa Saja Kegunaan serta Fungsinya?

Bagikan
Cloudflare
Fungsi dan Cara kerja Cloudflare
Bagikan

finnews.id – Jutaan website di seluruh dunia sempat tumbang bersamaan pada Selasa (18/11) malam. Penyebabnya Cloudflare down. Cloudflare merupakan layanan yang selama ini diam-diam bekerja di balik layar menjaga stabilitas dan keamanan internet global.

Gangguan di satu sistem Cloudflare saja bisa membuat situs besar seperti X, Canva, ChatGPT, hingga marketplace dan portal berita tidak bisa diakses.

Lalu sebenarnya, apa itu Cloudflare? Kenapa dampaknya begitu besar? Dan apa fungsinya bagi jutaan website di seluruh dunia?

Apa Itu Cloudflare?

Cloudflare adalah perusahaan global yang menyediakan layanan keamanan, performa, dan optimasi website serta aplikasi. Sederhananya, Cloudflare bekerja sebagai jembatan proxy antara pengunjung dan server website.

Ketika seseorang mengakses situs, permintaan itu tidak langsung menuju server utama. Ia harus melewati Cloudflare terlebih dahulu. Di tahap inilah Cloudflare:

  • menyaring ancaman,
  • mempercepat proses akses,
  • menurunkan beban server,
  • dan memastikan website tetap online meski terjadi lonjakan trafik.

Cloudflare memiliki ratusan data center di berbagai negara, termasuk Indonesia. Karena itulah website yang menggunakan Cloudflare biasanya jauh lebih cepat diakses dari manapun.

Alasan Cloudflare Sangat Penting

Internet diibaratkan sebuah kota besar yang tidak pernah tidur. Pengunjung datang dan pergi setiap detik, ada yang benar-benar manusia, ada yang robot mesin pencari, dan ada juga pihak yang berniat jahat (attackers).

Cloudflare membantu mengelola semua “lalu lintas” pengunjung itu agar website tetap aman dan berjalan optimal.

Berikut alasan mengapa Cloudflare menjadi tulang punggung internet modern:

1. Keamanan Terdepan

Cloudflare membentengi website dari berbagai serangan seperti:

  • DDoS
  • SQL Injection
  • Cross-Site Scripting (XSS)
  • Traffic berbahaya yang menghabiskan bandwidth

Dengan proteksi otomatis 24 jam, website tetap aman tanpa harus punya tim keamanan sendiri.

2. Website Lebih Cepat

Sebagai Content Delivery Network (CDN), Cloudflare menyimpan salinan konten statis seperti gambar, CSS, dan JavaScript di server terdekat dengan lokasi pengunjung. Hasilnya?

Bagikan
Written by
Gatot Wahyu

Gatot Wahyu adalah jurnalis senior yang telah berkecimpung di dunia pers sejak tahun 1990-an. Bergabung dengan Jaringan FIN CORP sejak 2014, ia memiliki spesialisasi dan wawasan mendalam dalam peliputan berita bidang politik, hukum, dan kriminal.

Artikel Terkait
Tekno

Spesifikasi Motorola Razr Fold Terungkap di CES 2026

finnews.id – Motorola Razr Fold resmi diperkenalkan pada ajang CES 2026 di...

Tekno

Lenovo Perkenalkan Legion Pro Rollable, Laptop Gaming dengan Layar Gulung Horizontal

finnews.id – Lenovo resmi memperkenalkan Legion Pro Rollable dalam ajang CES 2026...

Vivo Y50e 5G dan Vivo Y50s 5G
Tekno

Harga HP Vivo Y50s 5G & Y50e 5G, Smartphone dengan Baterai 6.000 mAh dan Layar 90Hz Jadi Andalan

finnews.id – Vivo kembali meramaikan pasar smartphone 5G kelas terjangkau dengan meluncurkan...

iPhone 18
Tekno

Kapan iPhone 18 Dirilis? Ini Jawaban Terbaru dari Bocoran Apple

finnews.id – Pertanyaan kapan iPhone 18 dirilis mulai ramai dibicarakan pecinta gadget...