Home Ekonomi BUKAN DARI APBN! Ini Pembiayaan Koperasi Merah Putih
Ekonomi

BUKAN DARI APBN! Ini Pembiayaan Koperasi Merah Putih

Bagikan
Ini Pembiayaan Koperasi Merah Putih
Ini Pembiayaan Koperasi Merah Putih
Bagikan

Finnews.id – Pemerintah akhirnya menjelaskan dengan gamblang sumber dana pembangunan gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang selama ini jadi tanda tanya publik.

Proyek besar yang menyasar ribuan titik desa itu rupanya tidak memakai APBN, melainkan mengandalkan skema kredit korporasi yang bekerja sama dengan bank-bank Himbara.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, menyebut mekanisme pendanaan tengah disempurnakan melalui Peraturan Menteri Keuangan (PMK) yang akan segera terbit.

“Skemanya sudah jelas, kita pakai pola kredit korporasi,” ujarnya selepas rapat Komisi VI DPR bersama Menteri Koperasi.

Pendanaan Mengalir Lewat Agrinas &  Himbara

Menurut Nurdin, pembangunan fisik gerai Kopdes Merah Putih merupakan kerja sama langsung antara PT Agrinas, sebagai pelaksana, dan bank-bank Himbara sebagai pemberi pembiayaan.

“Anggaran pembangunan itu dari Himbara melalui Agrinas. Perjanjiannya memang antara Agrinas dan Himbara,” tegasnya.

Ia menekankan koperasi di desa tidak dibebani biaya pembangunan sedikit pun. “Koperasi Merah Putih itu tidak punya beban dari sisi pembangunan,” ucapnya.

Nurdin menilai pembangunan gerai desa ini sebagai langkah strategis memperkuat ekonomi rakyat.
“Ini luar biasa. Infrastruktur yang dibangun ini menggerakkan perekonomian akar rumput, sejalan dengan tujuan nasional memajukan kesejahteraan umum,” jelasnya.

Namun ia meminta agar pemerintah berhati-hati dalam skema pelunasan. “Saya mengusulkan pengembaliannya jangan dari APBN, tapi dari aktivitas usaha koperasi itu sendiri,” katanya.

Skema Kredit Korporasi Digunakan

Pada kesempatan yang sama, Menteri Koperasi Ferry Juliantono membenarkan seluruh pembangunan gerai memang menggunakan pola pembiayaan korporasi.

“Ya, skemanya memang kredit korporasi. PMK-nya sedang dirapikan untuk mengatur detail teknis,” tuturnya.

Ferry mengungkapkan proyek Kopdes Merah Putih berjalan cepat.

  • 30.500 titik tanah telah terdaftar dalam Sistem Informasi Kopdes (Simkopdes)
  • PT Agrinas menargetkan 25.000 titik selesai dibangun pada November ini

“Semua pembangunan yang sudah berjalan itu juga dibiayai Himbara,” jelas Ferry.

Bagikan
Artikel Terkait
KUR UMKM
Ekonomi

Kabar Baik, KUR Bagi UMKM Terdampak Bencana Bebas Bunga

finnews.id – Pemerintah menyiapkan kebijakan luar biasa bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil,...

Aturan Baru OJK
Ekonomi

Aturan Baru OJK: UMKM Kini Bisa Akses Kredit Rp100 Juta Tanpa Agunan

finnews.id – Kabar segar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)....

Defisit APBN 2025: Pemerintah Klaim Aman, Tapi Angka Defisit Nyaris Sentuh Batas Kritis
Ekonomi

Defisit APBN 2025: Pemerintah Klaim Aman, Tapi Angka Defisit Nyaris Sentuh Batas Kritis

Finnews.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2025 mencatatkan defisit sebesar...

Tuntutan UMP Jakarta 2026
Ekonomi

DPRD DKI Tanggapi Tuntutan UMP 2026 Rp 5,89 Juta: Antara Daya Beli dan Stabilitas Usaha

Finnews.id – Sekretaris Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyatakan...