Home Internasional Karya Bach yang Hilang selama 320 Tahun Dimainkan Kembali
Internasional

Karya Bach yang Hilang selama 320 Tahun Dimainkan Kembali

Bagikan
Karya Bach yang Hilang
Karya Bach yang Hilang, Image: Ri_Ya / Pixabay
Bagikan

finnews.id – Karya Bach yang hilang muncul kembali setelah 320 tahun tanpa publik pernah mendengarnya, dan peristiwa ini langsung menarik perhatian dunia musik klasik.

Dua karya berupa chaconne untuk organ, yaitu Chaconne in D minor BWV 1178 dan Chaconne in G minor BWV 1179, kini resmi masuk katalog Bach setelah proses penelitian panjang selama puluhan tahun.

Selain itu, kemunculan karya ini memicu pembahasan baru mengenai gaya awal Johann Sebastian Bach dan perkembangan musikalnya saat masih muda.

Perjalanan Penelitian Panjang

Peter Wollny, peneliti Bach yang kini memimpin Bach Archive Leipzig, pertama kali menemukan naskah itu pada tahun 1992 ketika ia meneliti manuskrip di Royal Library of Belgium.

Ia mengumpulkan bukti satu per satu, menganalisis gaya musik, struktur harmonik, kontrapung, dan pola ritme yang identik dengan karya Bach awal.

Selain itu, ia memeriksa jejak penyalin manuskrip yang ia duga berasal dari murid Bach pada masa Arnstadt. Oleh karena itu, proses ini bukan hasil asumsi spontan, tetapi investigasi sistematis yang berlangsung selama lebih dari tiga dekade.

Identitas Penulis Manuskrip

Penyalin karya tersebut diyakini bernama Salomon Günther John, seorang murid Bach pada awal abad ke-18.

Pada zaman itu, murid sering menyalin karya guru sebagai bagian dari pembelajaran, sehingga manuskrip tidak selalu memiliki tanda tangan komposer asli.

Namun, Wollny menemukan ciri gaya musik yang tidak muncul pada komposer lain dari periode yang sama. Oleh karena itu, kesimpulan ilmiah semakin kuat hingga akhirnya karya tersebut masuk ke katalog resmi Bach.

Penampilan Perdana Setelah Tiga Abad

Karya itu untuk pertama kalinya dimainkan kembali di Thomaskirche Leipzig, tempat Bach mengabdi selama puluhan tahun dan kini menjadi lokasi makamnya.

Acara ini mendapat perhatian besar karena melibatkan figur penting dalam dunia musik klasik yang memainkan karya tersebut menggunakan organ gereja.

Banyak penonton dan ahli musik menyebut momen itu sebagai kebangkitan sejarah musik, karena publik akhirnya mendengar sesuatu yang belum pernah muncul selama ratusan tahun.

Bagikan
Artikel Terkait
Internasional

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-aqsa

finnews.id – Situasi di kompleks Masjid Al-Aqsa semakin memanas menjelang bulan suci...

Internasional

Menlu AS: Sulit Mencapai Kesepakatan dengan Iran, Tetapi Kami Akan Coba

finnews.id – Mencapai kesepakatan dengan Iran akan sulit, kata Menteri Luar Negeri...

Internasional

Menlu AS Sebut Washington Ingin Hidupkan Kembali Persahabatan Lama dengan Eropa

fin.co.id – Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio berusaha meyakinkan Eropa bahwa...

Internasional

Rusia ‘Say Goodbye’ ke Whatsapp, Alasannya Klasik

finnews.id – Rusia Mengancam Blokir Total WhatsApp: Promosikan Aplikasi Domestik sebagai Alternatif...