Home Ekonomi OPERASI RAKSASA Kopdes Merah Putih: Rp240 Triliun Ditarik Bertahap Lewat Himbara
Ekonomi

OPERASI RAKSASA Kopdes Merah Putih: Rp240 Triliun Ditarik Bertahap Lewat Himbara

Bagikan
Kopdes Merah Putih
Kopdes Merah Putih
Bagikan

Finnews.id – Proyek besar pembangunan 80 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih resmi bergerak dengan skema baru. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Rp240 triliun Dana Desa akan dialokasikan khusus untuk program ini.

Seluruh pendanaannya disalurkan melalui bank-bank Himbara menggunakan mekanisme cicilan.

“Dana Desa yang digunakan sekitar Rp60–40 triliun per tahun, dan Rp40 triliun di antaranya untuk mencicil pembangunan koperasi selama enam tahun,” kata Purbaya di Jakarta.

Penggunaan Dana Desa sebagai jaminan—sebagaimana sebelumnya diatur dalam PMK 49/2025—tidak lagi berlaku.

Pemerintah mengubah seluruh mekanisme pembiayaan setelah Presiden Prabowo menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025, yang memerintahkan percepatan pembangunan fasilitas Kopdes Merah Putih.

“PMK lama sudah dicabut dan direvisi. Setiap tahun desa akan menyetor cicilan Rp40 triliun ke Himbara. Masih ada sisa anggarannya untuk kebutuhan lain,” jelas Purbaya.

Langkah ini diklaim memberikan kepastian pembiayaan tanpa membebani desa dengan risiko jaminan aset, sebagaimana banyak dikeluhkan pada skema sebelumnya.

11.000 Lokasi Masuk Tahap Pembangunan

Di sisi lain, Menteri Koperasi Ferry Juliantono memaparkan pembangunan fisik Kopdes Merah Putih sudah berlangsung signifikan.

Dari 11.000 lahan yang terinventarisasi, 7.923 lokasi sedang dibangun gudang, gerai, dan fasilitas pendukung lainnya.

“Semua lahan itu telah melewati verifikasi faktual dan layak untuk pembangunan. Agrinas sudah mulai pekerjaan fisiknya, termasuk yang DP-nya sudah dibayarkan,” ujar Ferry.

Inventarisasi ini menjadi fondasi untuk memastikan percepatan pembangunan tidak terhambat persoalan lahan.

Pembiayaan tiap Kopdes dibatasi pada plafon Rp3 miliar per koperasi, didanai melalui bank Himbara. Dana tersebut terbagi dua: pembangunan fisik dan modal kerja bagi koperasi.

“Fasilitas fisik difasilitasi bersama Agrinas, sementara dana untuk operasional langsung disalurkan ke koperasi,” kata Ferry.

Skema ini dibuat agar pembangunan fisik tetap terkontrol, sementara koperasi tetap memiliki sumber modal mandiri untuk bergerak setelah fasilitas selesai dibangun.

Agrinas Pangan dan TNI Dilibatkan

Ferry menegaskan bahwa pelibatan PT Agrinas Pangan dan unsur TNI bukan karena ketidakpercayaan pemerintah terhadap kemampuan koperasi. Melainkan karena pembangunan fisik memerlukan pengawasan profesional.

“Koperasi memang tidak punya kapasitas untuk pekerjaan konstruksi besar. Karena itu kami gandeng Agrinas dan TNI agar proyek selesai tepat waktu dan sesuai standar,” jelasnya.

Dengan mekanisme baru berbasis cicilan dan dukungan bank Himbara, pemerintah menegaskan pembangunan Kopdes Merah Putih akan terus berjalan dalam jangka waktu enam tahun ke depan.

Program ini digadang menjadi jaringan distribusi desa yang terpaut langsung dengan pusat, sekaligus menopang ekonomi desa melalui struktur koperasi modern.

Bagikan
Artikel Terkait
Geopolitik Dunia Makin Panas, Menteri ATR/BPN 'Kunci' Mati Lahan Sawah: Jangan Sampai Ada Duit Tapi Gak Bisa Makan!
Ekonomi

Geopolitik Dunia Makin Panas, Menteri ATR/BPN ‘Kunci’ Mati Lahan Sawah: Jangan Sampai Ada Duit Tapi Gak Bisa Makan!

finnews.id – Kondisi geopolitik global yang tidak menentu sedang mengirim sinyal bahaya...

Tarif Baru Listrik
Ekonomi

Daftar Tarif Listrik Terbaru April 2026, Ada Kenaikan?

finnews.id – Kabar gembira bagi seluruh masyarakat Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber...

Harga BBM terbaru turun mulai 1 April 2025 di seluruh SPBU, termasuk Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo. Cek daftar harga lengkapnya di sini
Ekonomi

Update Harga BBM 1 April 2026: Pertamina vs Shell vs BP vs Vivo

finnews.id – Memasuki bulan April 2026, kabar gembira datang bagi para pengendara...

IHSG Jeblok ke Level 7.048! Ratusan Saham Berguguran, Masih Berani Borong atau Jual Rugi?
Ekonomi

IHSG Jeblok ke Level 7.048! Ratusan Saham Berguguran, Masih Berani Borong atau Jual Rugi?

finnews.id – Kabar kurang sedap datang dari lantai bursa hari ini. Indeks...