Home Internasional Barang Sitaan Meledak di Kantor Polisi Kashmir, 9 Aparat dan Warga Sipil Tewas
Internasional

Barang Sitaan Meledak di Kantor Polisi Kashmir, 9 Aparat dan Warga Sipil Tewas

Bagikan
ledakan kantor polisi
Sembilan orang tewas dan 32 lainnya cedera setelah terjadi ledakan material sitaan di kantor polisi Nowgam, Srinagar, Kashmir yang dikuasai India. Polisi menyatakan ledakan itu murni kecelakaan, terjadi saat tim forensik sedang bekerja.Foto:X
Bagikan

Polisi India pada hari Sabtu menyatakan telah menggunakan DNA untuk mengidentifikasi pengemudi mobil di Delhi sebagai seorang dokter dari Kashmir. Pasukan pemerintah dilaporkan telah meledakkan rumah keluarga dokter tersebut di distrik selatan Pulwama pada Kamis malam, sebuah praktik yang di masa lalu dilakukan sebagai hukuman terhadap tersangka yang dituduh terkait dengan militan.

Protes Warga dan Penjelasan Polisi Mengenai Bahan Peledak
Pejabat tinggi kepolisian, Prabhat, menjelaskan bahwa material peledak yang meledak di kantor polisi Nowgam merupakan barang bukti sitaan dari Faridabad. Material tersebut dibawa ke Kashmir sebagai bagian dari penyelidikan dan “disimpan dengan aman di area terbuka” di kantor polisi, tempat penyelidikan sel militan dimulai bulan lalu.

Prabhat menegaskan ledakan terjadi ketika tim ahli mengambil sampel untuk penyelidikan forensik. “Spekulasi lain mengenai penyebab insiden ini tidak perlu,” katanya.

Warga lokal melaporkan bahwa ledakan tersebut dapat terdengar hingga bermil-mil jauhnya di Srinagar. Saking dahsyatnya, beberapa bagian tubuh korban ditemukan di rumah-rumah terdekat, lebih dari 100 meter dari lokasi kejadian. Sejumlah rumah juga mengalami kerusakan.

Sementara itu, hampir selusin kerabat Mohammad Shafi Parray, warga sipil yang tewas, berkumpul di rumahnya di Nowgam dan berunjuk rasa ke kantor polisi, menuntut keadilan. Seorang kerabat Parray mempertanyakan mengapa Parray, seorang penjahit, dipanggil polisi pada malam hari. Seorang petugas polisi setempat mengatakan bahwa penjahit tersebut dipanggil untuk menjahit tas penyimpanan sampel material peledak.

Perlu diketahui, baik India maupun Pakistan menguasai sebagian wilayah Kashmir, tetapi keduanya mengklaim seluruh wilayah tersebut. Kelompok militan di Kashmir yang dikuasai India telah memerangi kekuasaan New Delhi sejak 1989.

 

Bagikan
Written by
Lina Setiawati

Bergabung dengan FIN CORP di 2024, Lina Setiawati membawa pengalaman jurnalistik lebih dari dua dekade sejak tahun 2000. Spesialisasinya mencakup analisis berita olahraga, dinamika politik, hukum, kriminal, serta peristiwa nasional terkini.

Artikel Terkait
Internasional

Polisi Israel Tangkap Imam Masjid Al-aqsa

Meski sempat dilarikan ke rumah sakit, sumber resmi Palestina menyatakan nyawanya tidak...

Internasional

Menlu AS: Sulit Mencapai Kesepakatan dengan Iran, Tetapi Kami Akan Coba

finnews.id – Mencapai kesepakatan dengan Iran akan sulit, kata Menteri Luar Negeri...

Internasional

Menlu AS Sebut Washington Ingin Hidupkan Kembali Persahabatan Lama dengan Eropa

fin.co.id – Menteri Luar Negeri AS, Marco Rubio berusaha meyakinkan Eropa bahwa...

Internasional

Rusia ‘Say Goodbye’ ke Whatsapp, Alasannya Klasik

finnews.id – Rusia Mengancam Blokir Total WhatsApp: Promosikan Aplikasi Domestik sebagai Alternatif...