finnews.id – FC Barcelona di bawah asuhan Hansi Flick tengah berharap dua pemain andalannya, Raphinha dan Joan García, dapat kembali merumput untuk pertandingan pekan ke-13 LaLiga EA Sports 2025/26 melawan Athletic Bilbao.
Kedua pemain ini telah absen selama dua bulan, dan proses pemulihan mereka berjalan lebih lama dari perkiraan.
Kehadiran keduanya dinilai penting bagi kestabilan performa Blaugrana yang tengah berjuang di papan atas klasemen.
Cedera Rumit Raphinha: Kambuh Sebelum El Clasico
Pemain bernomor punggung 11, Raphinha, mengalami cedera hamstring kanan dan semula diperkirakan hanya absen tiga minggu.
Namun, cedera tersebut kambuh menjelang El Clasico melawan Real Madrid pada 26 Oktober, memaksanya menepi tiga minggu tambahan.
Sebelum cedera, pemain asal Brasil itu mencatat 3 gol dan beberapa assist dalam 7 laga, menjadi bagian penting dari trisula penyerang Barcelona bersama Robert Lewandowski dan Ferran Torres.
Pelatih Flick berharap Raphinha bisa menambah kedalaman lini depan setelah masa pemulihannya selesai.
“Kembalinya Raphinha akan menjadi angin segar bagi serangan kami,” ujar Flick seperti dikutip dari Mundo Deportivo.
“Dia membawa kreativitas dan ritme yang dibutuhkan dalam permainan sayap kami.”
Joan García, Solusi Masalah Pertahanan Barcelona
Kabar baik juga datang dari lini belakang. Kiper Joan García telah menyelesaikan masa istirahat pasca operasi robekan meniskus lutut kiri yang dialami saat laga melawan Oviedo.
Meski baru tampil dalam 7 pertandingan musim ini, catatannya cukup impresif: 5 gol kebobolan dan 3 clean sheet.
Angka tersebut jauh lebih baik dibanding kiper utama Wojciech Szczęsny, yang kebobolan 17 gol dalam 9 pertandingan tanpa clean sheet.
“Kami sangat senang dengan perkembangannya. Ia akan kembali setelah jeda internasional,” ujar Flick.
Barcelona memang sedang mengalami krisis pertahanan.
Tim Catalan tersebut telah kebobolan dalam 10 laga beruntun, rekor terburuk sejak 2013 era Tito Vilanova. Statistik menunjukkan, musim ini Barça kebobolan rata-rata 1,37 gol per laga (22 gol dalam 16 pertandingan).