Sementara itu, di zona lain seperti Jakarta Selatan, Bogor, dan Bekasi, percampuran hujan dan kelembapan tinggi bisa memunculkan kabut tipis pada pagi hari atau pada malam menjelang dini hari.
Hal ini juga bisa menurunkan jarak pandang, terutama di jalanan padat atau area perbukitan, selain payung dan jas hujan, perhatikan juga pakaian yang cukup pelindung terhadap udara lembap.
Tips Aktivitas dan Antisipasi Cuaca
• Bawa perlengkapan hujan – jas hujan ringan, payung lipat, atau mantel tipis adalah “senjata” wajib agar kamu tetap nyaman ketika hujan turun tiba-tiba.
• Pilih waktu keluar yang bijak – jika memungkinkan, atur keluar pada pagi atau jelang siang, karena hujan biasanya muncul di sore hingga malam di masa transisi musim.
• Perhatikan kondisi jalan dan drainase – genangan atau banjir lokal bisa terjadi di kawasan rendah atau dengan sistem drainase kurang baik.
• Waspadai petir dan angin kencang – jika hujan disertai petir atau embusan angin, hindari berada di luar di ruang terbuka, terutama di sekitar pohon tinggi atau tiang listrik.
• Pantau info cuaca terkini – gunakan aplikasi cuaca atau kanal resmi BMKG agar bisa update secara real time kalau ada perubahan cuaca mendadak.
Secara keseluruhan, prakiraan cuaca Jabodetabek 16 Oktober 2025 memperlihatkan potensi hujan ringan sampai sedang di sebagian besar wilayah, dengan sebagian kecil area (terutama Bogor) yang berpeluang hujan lebih lebat.
Suhu relatif stabil di kisaran pertengahan hingga akhir 20-an °C, namun kelembapan tinggi membuat atmosfer terasa lembap, dengan memahami ramalan ini dan melakukan antisipasi sederhana, kamu bisa tetap nyaman menjalani hari tanpa kejutan hujan.