Home News Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Saksikan Penandatanganan Gencatan Senjata Gaza
News

Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Saksikan Penandatanganan Gencatan Senjata Gaza

Bagikan
Prabowo Hadiri KTT Perdamaian di Mesir, Saksikan Penandatanganan Gencatan Senjata Gaza
Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto Tiba di Bandar Udara Internasional Sharm El-Sheikh, Republik Mesir - Dok Setpres -
Bagikan

Selain menghadiri acara utama, Prabowo juga dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan sejumlah kepala negara untuk membahas kerja sama strategis, termasuk bidang pertahanan dan ekonomi. Momen ini sekaligus menjadi peluang bagi Indonesia untuk memperluas pengaruh diplomatiknya di kawasan Timur Tengah.

Rombongan yang Mendampingi Presiden

Dalam penerbangan dari Jakarta menuju Mesir, Prabowo didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya. Keduanya akan membantu mengatur agenda diplomatik dan memastikan seluruh kegiatan Presiden berjalan lancar selama berada di Mesir.

Selain itu, kehadiran perwakilan dari Kementerian Pertahanan dan KBRI Kairo juga menjadi bagian penting dalam memastikan koordinasi lintas lembaga berjalan efektif, mengingat KTT ini melibatkan isu sensitif seperti keamanan regional dan kemanusiaan.

Makna Diplomasi Prabowo di Tengah Krisis Gaza

Kunjungan Prabowo ke Mesir di tengah konflik Gaza bukan hanya simbol politik, tapi juga representasi dari komitmen Indonesia terhadap nilai kemanusiaan. Lewat diplomasi yang menekankan dialog dan kerja sama, Indonesia berharap dapat membantu mempercepat terciptanya perdamaian abadi di kawasan yang selama ini dilanda ketegangan panjang.

KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh diharapkan menjadi titik balik penting bagi masa depan Gaza. Dengan hadirnya para pemimpin dunia, termasuk Prabowo Subianto, dunia kini menaruh harapan besar agar konflik yang telah menelan banyak korban itu bisa benar-benar berakhir.

Kehadiran Presiden Prabowo di KTT Perdamaian Sharm El-Sheikh menandai babak baru diplomasi Indonesia di dunia internasional. Bukan hanya membawa nama bangsa, tetapi juga semangat kemanusiaan yang selama ini menjadi ciri khas politik luar negeri Indonesia. Dunia kini menanti hasil nyata dari forum tersebut—apakah perdamaian benar-benar bisa dimulai dari Sharm El-Sheikh. (Anisha Aprilia)

Bagikan
Artikel Terkait
News

KPK Sita Uang Rp6,38 Miliar dan Emas 1,3 Kg dalam OTT Pegawai Pajak, Pendalaman Dilakukan

Penyidik KPK kini menelusuri asal-usul uang dan emas tersebut, termasuk apakah aset...

Hukum & KriminalNews

Pria Terduga Pembunuh Terapis di Bekasi Tertangkap

finnews.id – Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota AKBP Braiel Arnold Rondonuwu...

News

2 Tahun Ditinggal Suami, Ibu Muda Akhiri Hidup Bersama Balita

Berdasarkan informasi awal, AA diduga mengalami tekanan psikologis berat akibat masalah ekonomi...

News

Dukung Pemulihan Pascabencana, Prabowo Setuju TKD Aceh 2026 Tidak Dipotong

finnews.id – Sebagai upaya mendukung pemulihan pascabencana di provinsi Aceh, Presiden Prabowo...