Home Lifestyle Mitos-mitos Memasak, Panduan Anti Sesat
Lifestyle

Mitos-mitos Memasak, Panduan Anti Sesat

Mitos dalam memasak

Bagikan
Bagikan

finnews.id – Saat ini, informasi tentang nutrisi bertebaran di media sosial. Tak sedikit influencer yang juga menyarankan cara-cara unik agar makanan lebih sehat.

Beberapa cara mungkin masih terdengar masuk akal, tapi banyak juga yang justru menyesatkan. Bahkan muncul banyak mitos soal memasak yang tumpang tindik dengan fakta sebenarnya.

Beberapa mitos soal memasak ini bahkan sudah diyakini cukup lama, padahal belum terbukti kebenarannya. Apa saja mitosnya? Berikut ulasannya, melansir Eating Well:

1. Mitos: Mengukus adalah satu-satunya cara sehat dalam memasak

Faktanya, mengukus memang bagus, tetapi bukan satu-satunya cara sehat. Metode lain seperti memanggang, menumis, atau bahkan menggunakan microwave juga bisa mempertahankan nutrisi.

Takut kalori tambahan dari minyak? Jangan khawatir! Minyak sehat seperti minyak zaitun extra virgin atau minyak alpukat justru membantu penyerapan nutrisi penting dalam sayuran. Jadi, jangan ragu untuk mencoba berbagai cara memasak agar lebih bervariasi dan nikmat.

2. Mitos: Daging ayam putih lebih sehat dari daging ayam gelap

Banyak yang mengira hanya daging ayam putih, seperti dada ayam yang sehat, padahal daging ayam gelap atau bagian paha dan kaki juga kaya manfaat.

Daging ayam gelap mengandung zat besi, zinc, dan riboflavin (vitamin B2) yang penting untuk energi dan daya tahan tubuh. Sementara itu, daging ayam putih lebih tinggi fosfor serta vitamin B6 dan B12, yang penting untuk metabolisme.

Hal yang terpenting adalah keseimbangan. Kombinasikan dengan sayur dan sumber serat lainnya agar mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal.

3. Mitos: Memasak menghilangkan semua nutrisi dalam makanan

Hal ini tidak sepenuhnya benar. Memang, beberapa nutrisi seperti vitamin C bisa berkurang saat terkena panas. Namun, ada juga nutrisi yang justru lebih mudah diserap tubuh setelah dimasak, seperti beta-karoten dalam wortel.

Tips cerdasnya adalah, jika memasak dengan air, gunakan juga airnya dalam masakan, misalnya untuk sup atau kuah sayuran, agar nutrisi tidak terbuang.

4. Mitos: Canola Oil tidak sehat

Banyak yang menghindari minyak canola karena mitos bahwa minyak ini tidak sehat. Faktanya, minyak canola kaya lemak tak jenuh tunggal dan omega-3 yang baik untuk jantung dan otak.

Dengan titik asap yang tinggi (sekitar 204°C), minyak ini cocok untuk memasak berbagai hidangan. Jika lebih suka versi alami, pilih minyak canola organik atau yang diproses dengan cara cold-pressed.

 

Tag:

mitos memasak, cara memasak yang benar, memasak, memasak bersama, pentingnya memasak,

Bagikan
Artikel Terkait
Lifestyle

Wajib Tahu! Daftar 10 Perusahaan Asuransi Jiwa Terpercaya Versi Laporan OJK

finnews.id – Memilih proteksi finansial melalui asuransi jiwa sering kali menjadi tantangan...

Lifestyle

Tubuh Bugar Tanpa Ke Gim: 10 Gerakan Workout di Rumah Paling Efektif Tanpa Alat

finnews.id – Memiliki tubuh bugar dan atletis kini bukan lagi monopoli mereka...

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa
Lifestyle

Larangan Suami Saat Istri Hamil Menurut Jawa: Awas! Jangan Lakukan Ini Kalau Nggak Mau Si Kecil Kenapa-Kenapa

finnews.id – Pernahkah Anda mendengar bisik-bisik dari orang tua atau tetangga saat...

Lifestyle

5 Rekomendasi Resort Pantai Dekat Jakarta untuk Staycation Akhir Pekan

finnews.id – Menikmati semilir angin laut dan hamparan pasir putih kini tidak...