Catatan Dahlan Iskan

Tanpa Pilwali

Bagikan
Tanpa Pilwali
Bagikan

Jadi masa lalu DC sebenarnya tidak seperti yang dibayangkan Trump –yang masa kecilnya di New York. Tapi Trump benar bahwa DC harus lebih indah dan elegan. Kota-kota besar di dunia kian mempercantik diri –pun kota-kota di negara ketiga. Kalau DC dibiarkan terus seperti sekarang tentu Amerika tidak istimewa lagi.

Perasaan saya sendiri seperti itu. Kini DC menjadi kota biasa saja. Padahal DC sebenarnya juga lebih maju dibanding dulu. Hanya saja mungkin karena belakangan saya sudah melihat banyaknya perubahan di kota-kota lain dunia.

Dulu pembanding saya hanya Jakarta. Yakni Jakarta zaman itu. Maka terlihatlah betapa istimewa DC –ketika kali pertama ke sana di tahun 1984.

Sama dengan kesan terhadap sungai di desa saya. Waktu kecil rasanya sungai itu lebar sekali. Kini kok terlihat kecil banget –padahal ukurannya sama.

Trump rasanya memang ingin Amerika tetap di depan negara lain. Tidak mudah lagi. Terutama karena usianya.

Bagikan
Artikel Terkait
Catatan Dahlan Iskan

Amang Amat

  Amang bercerita punya teman sekampung di Tarim bernama Alawi. Juga pernah...

Catatan Dahlan Iskan

Lumbung Komisi

Tentu tidak mudah mendapatkan 80 ribu orang seperti Mukri untuk Koperasi Desa/Kelurahan...

Catatan Dahlan Iskan

Daftar Keinginan

Dari langkah perundingan itu kian terlihat tujuan Amerika ikut menyerang Iran tidak...

Catatan Dahlan Iskan

Mati Efisiensi

Tim Joao-lah yang menjalankan Koperasi Merah Putih itu. Semuanya. Se-Indonesia. Targetnya: selama...