Catatan Dahlan Iskan

Debat Santri

Bagikan
Ilustrasi santri--UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Bagikan

Ternyata Gus Baha sedang ke luar kota. Tidak masalah. Kami ngobrol dengan salah satu santri seniornya. Itulah pondok untuk ilmu Alquran, utamanya untuk hafal quran.

Kami pun tiba di Lasem sudah hampir senja. Di situ ada acara 10 tahunan. Sepuluh tahun sekali: Kirab Akbar. Yakni arak-arakan dewa yang didatangkan dari berbagai kelenteng se Indonesia.

Salah satu acaranya: sarasehan budaya. Habis sarasehan, sejauh malam apa pun, kami harus pulang ke Surabaya. Kami hanya pinjam mobil listrik itu satu hari. Malam itu juga harus dikembalikan ke pemiliknya: menantunya Pak Iskan. (Dahlan Iskan)

Bagikan
Artikel Terkait
Ilustrasi kondisi seseorang vegetatif.--
Catatan Dahlan Iskan

Reflek Radjimin

Bahkan jantung bisa berdetak tanpa alat bantu. Tapi semua itu terjadi secara...

Catatan Dahlan Iskan

Sirrul Cholil

“Salawat pada Nabi,” jawab si anak. Selesai berwudu Imam Jazuli langsung salat....

James Rachman Radjimin (duduk) sewaktu masih sehat.--
Catatan Dahlan Iskan

Carter 747  

Seperti umumnya pengusaha muda Radjimin juga pernah ”jatuh”. Tapi segera bangkit lagi....

Ilustrasi Nadiem Makarim-Gusti-Harian Disway-
Catatan Dahlan Iskan

Melanggar Sombong

Tentu ”mentereng”-nya jabatan menteri juga jadi faktor penggoda. Kapan lagi jadi menteri....