“Karena ketika DJP berkata, “Pajak Kita, Untuk Kita,” kami ingin percaya, itu bukan slogan. Itu sumpah”.
“Untuk Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Untuk masa depan yang tidak menyisakan luka di belakang” tutupnya.
1 2
“Karena ketika DJP berkata, “Pajak Kita, Untuk Kita,” kami ingin percaya, itu bukan slogan. Itu sumpah”.
“Untuk Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera. Untuk masa depan yang tidak menyisakan luka di belakang” tutupnya.
Perbedaan tafsir ini justru mempercepat penyebaran video melalui unggahan ulang, tangkapan layar,...
Dari sudut pandang psikologi sosial, fenomena sok imut bisa dipahami sebagai bentuk...
Pakar kesehatan mental kerap mengingatkan bahwa sugesti negatif yang terus-menerus dikonsumsi melalui...
Di Indonesia, gas tawa belum secara tegas dimasukkan ke dalam golongan narkotika....