finnews.id – Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung Yannes Martinus Pasaribu mengingatkan para pemudik menjelang arus balik Lebaran 2025 untuk selalu mempersiapkan perlengkapan darurat yang lengkap agar perjalanan kembali ke rumah lebih aman.
“Pemudik arus balik wajib membawa perlengkapan darurat umum seperti P3K, segitiga pengaman, dongkrak, dan senter,” ujar Yannes, Kamis 3 April 2025.
Kotak P3K, segitiga pengaman, dongkrak, dan senter adalah perlengkapan wajib yang harus ada dalam mobil saat perjalanan jauh karena sangat penting untuk keselamatan dan penanganan darurat.
Sesuai namanya, kotak P3K (Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan) berguna untuk memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan atau cedera ringan yang bisa terjadi di perjalanan.
Segitiga pengaman berfungsi untuk memberi tanda peringatan bagi kendaraan lain saat mobil mengalami masalah atau berhenti mendadak di jalan, sehingga mengurangi risiko kecelakaan lebih lanjut.
Sementara itu, dongkrak diperlukan untuk mengganti ban yang bocor atau rusak, terutama ketika tidak ada bantuan langsung di tempat.
Senter, di sisi lain, sangat penting untuk memberikan penerangan saat kondisi jalan gelap atau jika terjadi masalah di malam hari, sehingga memudahkan perbaikan atau pengecekan kondisi kendaraan.
“Keempat perlengkapan ini dapat membantu memastikan bahwa pengemudi dan penumpang tetap aman dan dapat mengatasi kendala yang mungkin muncul selama perjalanan jauh.
Perlengkapan ini penting untuk memastikan keselamatan, baik saat mobil mengalami masalah atau terjadi kecelakaan di jalan.
“Bawa juga kunci-kunci dasar, obeng, tang, dan kabel jumper. Penting juga bawa cairan tambahan seperti oli dan air radiator untuk mobil yang sudah berumur,” kata Yannes.
Peralatan ini berguna untuk mengatasi masalah teknis ringan yang mungkin terjadi selama perjalanan.
Oli dan air radiator sangat penting untuk menghindari overheat (panas berlebih pada mesin) atau masalah lain pada mesin, terutama saat melintasi jalur panjang dan panas.
Dengan mempersiapkan perlengkapan darurat ini, pemudik dapat lebih tenang dan fokus dalam perjalanan arus balik, serta dapat mengatasi kendala teknis yang mungkin terjadi di tengah jalan.