finnews.id – Mudik Lebaran selalu menjadi momen yang dinanti oleh masyarakat Indonesia. Setiap tahunnya, jutaan orang melakukan perjalanan kembali ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idulfitri bersama keluarga. Tahun ini, pergerakan arus mudik sudah dimulai sejak Jumat, 28 Maret 2025. Namun, menurut Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, hingga malam takbiran masih ada sekitar 2,1 juta warga atau sekitar 20% yang belum berangkat mudik.
Prediksi Arus Mudik Pasca Salat Id
Diperkirakan jutaan warga tersebut baru akan melakukan perjalanan setelah melaksanakan Salat Id pada Senin, 31 Maret 2025. Hal ini membuat arus mudik tidak hanya terjadi sebelum Lebaran, tetapi juga berlanjut setelah hari raya, yang berpotensi menambah kepadatan di berbagai jalur utama. Oleh karena itu, pihak kepolisian telah menyiapkan berbagai skema rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan.
Rekayasa Lalu Lintas untuk Mudik Lebaran 2025
Agar perjalanan tetap lancar dan aman, masyarakat yang hendak mudik maupun yang baru akan pulang setelah Lebaran perlu memahami jadwal dan skema rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Berikut adalah jadwal ganjil-genap, one way, dan contra flow yang diberlakukan selama arus mudik dan arus balik:
1. Penerapan Ganjil-Genap
Arus Mudik:
- Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 47) hingga Tol Kalikangkung (KM 414)
- Periode: Kamis, 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 30 Maret 2025 pukul 24.00 WIB
Arus Balik:
- Berlaku di Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Tol Cikampek (KM 47)
- Periode: Kamis, 3 April 2025 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB
2. Sistem One Way (Satu Arah)
Arus Mudik:
- Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70) hingga Tol Kalikangkung (KM 414)
- Periode: Kamis, 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB hingga Sabtu, 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB
Arus Balik:
- Berlaku di Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Tol Cikampek (KM 70)
- Periode: Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB
Saat pemberlakuan One Way, akses masuk jalan tol akan ditutup dan rest area akan dikosongkan dua jam sebelum skema ini diterapkan. Sebaliknya, setelah One Way dihentikan, normalisasi lalu lintas akan dilakukan dua jam setelahnya.
3. Penerapan Contra Flow
Arus Mudik:
- Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 47 hingga KM 70)
- Kamis, 27 Maret 2025: Pukul 14.00 – 24.00 WIB
- Senin, 31 Maret 2025: Pukul 13.00 – 18.00 WIB
- Selasa, 1 April 2025: Pukul 11.00 – 18.00 WIB
Arus Balik:
- Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70 hingga KM 47)
- Periode: Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB
Persiapan Sebelum Berangkat Mudik
Agar perjalanan mudik lebih nyaman dan aman, berikut beberapa tips yang bisa di terapkan:
- Cek Kendaraan – Pastikan kendaraan dalam kondisi prima sebelum berangkat, termasuk rem, ban, oli, dan bahan bakar.
- Pahami Jadwal Rekayasa Lalu Lintas – Sesuaikan waktu perjalanan dengan jadwal ganjil-genap, one way, dan contra flow untuk menghindari kendala di jalan.
- Siapkan Bekal dan Uang Elektronik – Hindari antrean panjang dengan memastikan saldo kartu tol cukup dan membawa makanan ringan selama perjalanan.
- Gunakan Aplikasi Navigasi – Manfaatkan aplikasi pemantau lalu lintas untuk mengetahui kondisi jalan secara real-time dan mencari jalur alternatif jika di perlukan.
- Istirahat Secukupnya – Jika merasa lelah, manfaatkan rest area untuk beristirahat sebelum melanjutkan perjalanan.
Kesimpulan
Mudik Lebaran 2025 di prediksi akan berlangsung lebih panjang dengan masih banyaknya warga yang akan melakukan perjalanan setelah Salat Id. Dengan adanya skema rekayasa lalu lintas seperti ganjil-genap, one way, dan contra flow, di harapkan arus kendaraan dapat lebih tertata. Bagi masyarakat yang akan mudik, penting untuk selalu memantau informasi terbaru terkait kondisi jalan dan tetap mengutamakan keselamatan dalam perjalanan.
Semoga perjalanan mudik tahun ini berjalan lancar dan semua dapat merayakan Lebaran dengan bahagia bersama keluarga di kampung halaman. Selamat mudik, selamat berkumpul dengan orang tercinta! **