finnews.id – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Bakrie mengatakan, pertumbuhan ekonomi masih berada dalam jalur yang sesuai dengan proyeksi. Dia mengatakan, naik turunnya pertumbuhan ekonomi di masa pergantian bulan juga merupakan hal yang lumrah.
“Tentu biasa, ini kan baru bulan Maret menuju April. Jadi naik turun per kuartal itu biasa. Tapi kita melihat, target ekonomi bisa tercapai. Dan juga ekspor, itu setiap bulannya, menambah positifnya 2,5-3 juta dolar AS,” kata Anindya kepada Disway Group, Kamis 3 April 2025.
Tidak hanya itu, Anindya juga menekankan, prospek perekonomian untuk tahun ini dan jangka panjang masih menunjukkan perkembangan yang menjanjikan.
“Investasi di tahun 2024, itu kalau tidak salah Rp900 triliun. Di atas Rp900 triliun tahun sebelumnya. Jadi kalau investasi dan juga pendagangan itu naik, tentu dengan sendirinya, economic growth akan mencapai target,” tutur Anindya.
Lebih lanjut, Anin optimistis setelah Lebaran aktivitas ekonomi akan kembali bergerak lebih aktif. “Dan kita juga melihat bahwa ekonomi setelah Lebaran ini baru mulai akan bergeliat lagi. Jadi saya rasa sih, saya tidak khawatir bahwa semuanya masih sesuai dengan target,” katanya.
Sebagai informasi, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi sebesar 5,2 persen dengan inflasi yang dijaga pada tingkat 2,5 persen.
(Bianca Khairunnisa)