finnews.id – Pantai Tanjung Pasir, yang terletak di Kabupaten Tangerang, menjadi destinasi favorit ribuan wisatawan pada H+2 Lebaran 1446 Hijriah, Rabu, 2 April 2025. Sejak pagi, kepadatan sudah terasa di gerbang masuk, tepatnya di Pos TNI AL Tanjung Pasir. Area parkir pun penuh sesak oleh kendaraan roda dua dan roda empat.
Para wisatawan yang datang tampak mengenakan pakaian khas Lebaran. Banyak wanita mengenakan kebaya, sementara para pria tampil rapi dengan baju koko. Suasana semakin semarak dengan kehadiran pedagang kaki lima yang menjajakan aneka makanan dan suvenir di sepanjang trotoar pantai.
Wisata Keluarga Favorit
Pantai Tanjung Pasir menjadi pilihan banyak keluarga untuk berlibur. Anak-anak terlihat bermain pasir dan berenang di tepi pantai, sementara orang tua mereka sibuk mengabadikan momen. Keindahan alam dan udara segar menjadi daya tarik utama tempat ini.
Salah satu wisatawan, Anas (33), mengungkapkan alasannya memilih Pantai Tanjung Pasir sebagai tempat liburan. Selain lokasinya yang dekat dengan rumahnya di Balaraja, biaya masuk yang hanya Rp20.000 juga menjadi faktor utama.
“Biayanya cukup terjangkau untuk keluarga kelas menengah ke bawah. Bisa menikmati pantai, melihat sunset, dan bersantai bersama keluarga tanpa harus keluar banyak uang,” ujarnya.
Harapan untuk Fasilitas yang Lebih Baik
Meski menjadi destinasi favorit, masih ada beberapa kekurangan yang perlu diperbaiki. Anas menyoroti fasilitas umum seperti kamar mandi dan tempat pembuangan sampah yang perlu ditingkatkan. Selain itu, akses jalan menuju pantai juga menjadi keluhan utama, dengan kondisi jalan berlubang yang dapat menghambat perjalanan.
“Semoga pemerintah daerah bisa lebih memperhatikan infrastruktur di sekitar pantai, terutama jalanan yang banyak lubang. Jika aksesnya diperbaiki, wisatawan pasti lebih nyaman dan jumlah pengunjung bisa meningkat,” harapnya.
Dengan daya tariknya yang khas dan harga yang terjangkau, Pantai Tanjung Pasir tetap menjadi destinasi favorit bagi warga sekitar untuk menikmati liburan Lebaran. (Candra Pratama)