finnews.id – Hotman Paris Hutapea mengaku sudah puas setelah izin praktik sebagai advokat atau Berita Acara Sumpah (BAS) Razman Arif Nasution dicabut.
Menurutnya, pencabutan izin tersebut sudah menjadi hukuman paling berat, bahkan lebih dari sekedar hukuman penjara.
Hotman Paris: “Itu Lebih Berat dari Penjara!”
Dalam pernyataannya, Hotman Paris menegaskan bahwa pencabutan izin advokat seseorang berarti menghancurkan kariernya di dunia hukum.
“Kalau dia dipenjara, mungkin beberapa tahun bisa keluar. Tapi kalau izin advokatnya dicabut, dia gak bisa praktik lagi, gak bisa jadi pengacara. Itu hukuman yang paling berat!” ujar Hotman di Kelapa Gading, dikutip Rabu 26 Maret 2025.
Hotman menambahkan bahwa pencabutan BAS menandakan seseorang tidak lagi diakui secara hukum sebagai advokat dan kehilangan hak untuk menangani perkara di pengadilan.
“Dia sudah enggak bisa sidang. Itu sudah hukuman paling berat. Itu aja sebenarnya sudah puas sudah hukuman paling berat,” ujar Hotman.
BAS Razman Nasution Dicabut, Tak Bisa Jadi Pengacara Lagi
Pencabutan BAS Razman Nasution dilakukan setelah berbagai laporan terhadapnya dikaji oleh organisasi advokat. Hal ini menjadikannya kehilangan status sebagai pengacara yang sah secara hukum. (Hasyim Ashari)