Home Lifestyle Ini Kumpulan Kata-Kata dan Pantun Lucu Tentang Mudik
Lifestyle

Ini Kumpulan Kata-Kata dan Pantun Lucu Tentang Mudik

Bagikan
Ilustrasi mudik lebaran. (Istock)
Bagikan

Pantun Lucu Saat Mudik

“Beli oleh-oleh di Kota Medan,
Pulang kampung bawa durian.
Macetnya jalan luar biasa,
Lambat jalannya, sabar ya, masa!”

“Ke pasar beli semangka,
Dapat bonus satu mangga.
Mudik pulang dompet sengsara,
Habis buat tiket dan oleh-oleh juga!”

“Ke warung beli ketupat,
Sama sambal pedasnya kuat.
Mudik motor boncengan empat,
Punggung pegel, tapi tetap semangat!”

“Ke sawah lihat burung bangau,
Makan ketupat dengan rendang.
Harga tiket bikin bengong wow,
Tapi rindu rumah tak bisa ditahan!”

“Pergi ke kota naik sepeda,
Beli baju warna merah muda.
Mudik pulang yang ditanya,
Oleh-olehnya mana, ada apa saja?”

“Jalan-jalan ke Kota Bima,
Lihat pantai indah warnanya.
Mudik bawa barang segunung lama,
Orang lihat bilang pindahan rumah ya?”

“Ke pantai beli es kelapa,
Minum segar di siang yang gila.
Naik kereta berdesakan rata,
Duduk lesehan, tak apa yang penting sampai juga!”

“Ke pasar beli selada,
Dapat bonus seikat lada.
Mudik malah ditanya jodoh ada,
Belum nemu, sabar dulu ya!”

Mudik memang penuh drama, tapi tetap bikin bahagia. Semoga kata dan pantun ini bisa menemani perjalanan pulang kampungmu dengan tawa! *

Bagikan
Artikel Terkait
Kabar Baik! BPW Indonesia & RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis
Lifestyle

KABAR BAIK! BPW Indonesia dan RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis

Selain fokus pada kesehatan fisik, BPW Indonesia juga menggandeng ICT Watch untuk...

Lifestyle

Bandwagon Effect: Fenomena Ikut-Ikutan dalam Psikologi Sosial

Fenomena ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, bandwagon effect dapat mempercepat...

Lifestyle

Bukan Sekadar Ikut-Ikutan, Ini Alasan Remaja Sulit Lepas dari Tren

Inilah sebabnya tren di kalangan remaja cepat berubah. Apa yang hari ini...

Lifestyle

FOMO Berujung Petaka: Fenomena Anak Muda Menghirup Gas Tertawa

Peran Lingkungan dan Edukasi Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari peran lingkungan...