Home News Dampak Siklon Tropis terhadap Perubahan Iklim
News

Dampak Siklon Tropis terhadap Perubahan Iklim

Bagikan
Dampak Siklon Tropis
Siklon Tropis. Image (Istimewa).
Bagikan

Peran Siklon Tropis dalam Perubahan Iklim

Perubahan iklim telah meningkatkan intensitas dan frekuensi siklon tropis dalam beberapa dekade terakhir. Menurut laporan IPCC (Intergovernmental Panel on Climate Change), suhu permukaan laut yang lebih hangat akibat pemanasan global telah memperkuat badai tropis, menyebabkan lebih banyak badai kategori 4 dan 5 di bandingkan sebelumnya.

Selain itu, kenaikan permukaan laut akibat pencairan es di kutub juga memperburuk dampak siklon tropis. Dengan permukaan laut yang lebih tinggi, gelombang badai yang di hasilkan oleh siklon tropis dapat mencapai lebih jauh ke daratan, meningkatkan risiko banjir pesisir. Misalnya, ketika Badai Katrina melanda New Orleans pada tahun 2005, kombinasi antara gelombang badai dan kenaikan permukaan laut menyebabkan banjir besar yang menewaskan lebih dari 1.800 orang.

Siklon tropis juga berkontribusi terhadap perubahan iklim dengan melepaskan sejumlah besar uap air ke atmosfer. Uap air ini adalah gas rumah kaca yang dapat memperkuat efek pemanasan global. Selain itu, badai tropis yang lebih kuat juga dapat merusak ekosistem hutan dan lahan basah, yang berperan dalam menyerap karbon dioksida dari atmosfer.

Namun, ada juga sisi positif dari siklon tropis dalam konteks perubahan iklim. Siklon tropis membantu mengurangi panas berlebih di daerah tropis dengan mendistribusikan energi ke lintang yang lebih tinggi. Tanpa mekanisme ini, suhu di daerah tropis bisa menjadi jauh lebih panas, yang dapat memperburuk dampak pemanasan global secara keseluruhan.

Mitigasi dan Adaptasi terhadap Cuaca Ekstrem

Untuk mengurangi dampak siklon tropis, berbagai strategi mitigasi dan adaptasi perlu di terapkan. Salah satu langkah utama adalah meningkatkan sistem peringatan dini agar masyarakat dapat bersiap menghadapi badai dengan lebih baik. Teknologi satelit dan model prediksi cuaca yang lebih canggih telah membantu meningkatkan akurasi perkiraan jalur dan intensitas siklon tropis.

Selain itu, pembangunan infrastruktur yang tahan terhadap badai juga menjadi kunci dalam mengurangi kerusakan akibat siklon tropis. Misalnya, Jepang telah membangun tanggul laut yang lebih tinggi untuk melindungi kota-kota pesisir dari gelombang badai. Di AS, beberapa kota telah menerapkan standar bangunan tahan badai untuk mengurangi risiko kerusakan akibat angin kencang dan banjir.

Bagikan
Artikel Terkait
Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar di kompleks parlemen, Jakarta, Rabu (23/4/2025). (ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi)
News

Cak Imin: Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan 2026 Masih Digodok Pemerintah

Selain itu, peserta wajib terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional...

Presiden Prabowo gelar ratas membahas 10 Kampus Ala Inggris Bakal Dibangun di Indonesia
News

10 Kampus Ala Inggris Bakal Dibangun di Indonesia, Ini Bocorannya!

Karena itu, pembangunan 10 universitas baru yang berfokus pada pendidikan kedokteran, kedokteran...

News

Operasi Modifikasi Cuaca di Jakarta: Kendalikan Cuaca Ekstrem dan Risiko Banjir

Dukungan dan Kritik Pendukung: OMC dianggap sebagai langkah proaktif untuk mengurangi risiko...

Skor TOEFL LPDP 2026 Naik? Cek Aturan Terbaru Biar Nggak Menyesal!
News

Skor TOEFL LPDP 2026 Naik? Cek Aturan Terbaru Biar Nggak Menyesal!

Untuk jalur targeted seperti PNS, TNI, dan Polri, ketentuannya juga memiliki detail...