Home Lifestyle Hari Tidur Sedunia: Pentingnya Kualitas Tidur untuk Kesehatan
Lifestyle

Hari Tidur Sedunia: Pentingnya Kualitas Tidur untuk Kesehatan

Bagikan
Hari Tidur Sedunia
Hari Tidur Sedunia. Image (Istimewa).
Bagikan

Mengapa Kualitas Tidur Sangat Penting?

Tidur yang berkualitas memiliki peran krusial dalam menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Saat tidur, tubuh melakukan berbagai proses pemulihan, termasuk memperbaiki jaringan, memperkuat sistem kekebalan tubuh, dan mengatur hormon. Tanpa tidur yang cukup, tubuh tidak dapat berfungsi secara optimal.

Selain itu, tidur yang baik juga berpengaruh pada kesehatan mental. Menurut penelitian dari Harvard Medical School, kurang tidur dapat meningkatkan risiko gangguan kecemasan dan depresi. Tidur yang cukup membantu otak dalam memproses emosi dan mengurangi stres, sehingga seseorang dapat berpikir lebih jernih dan merasa lebih bahagia.

Kualitas tidur juga berhubungan erat dengan kinerja dan produktivitas. Studi dari National Sleep Foundation menunjukkan bahwa individu yang tidur kurang dari 6 jam per malam memiliki tingkat konsentrasi dan daya ingat yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidur cukup. Hal ini berdampak pada efektivitas kerja dan kemampuan dalam mengambil keputusan.

Lebih jauh lagi, tidur yang baik dapat membantu menjaga berat badan yang sehat. Kurang tidur dapat mengganggu keseimbangan hormon yang mengatur nafsu makan, seperti ghrelin dan leptin, yang dapat menyebabkan peningkatan rasa lapar dan konsumsi makanan berlebihan. Oleh karena itu, tidur yang cukup sangat penting untuk menjaga kesehatan secara keseluruhan.

Dampak Buruk Kurang Tidur bagi Kesehatan

Kurang tidur dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius. Salah satu dampak utama adalah peningkatan risiko penyakit kronis seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), individu yang tidur kurang dari 7 jam per malam memiliki risiko lebih tinggi terkena penyakit kardiovaskular.

Selain itu, kurang tidur juga dapat melemahkan sistem kekebalan tubuh. Studi dari University of California, San Francisco menemukan bahwa orang yang tidur kurang dari 6 jam per malam lebih rentan terhadap infeksi virus, seperti flu. Hal ini menunjukkan bahwa tidur yang cukup berperan penting dalam menjaga daya tahan tubuh.

Bagikan
Artikel Terkait
Kabar Baik! BPW Indonesia & RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis
Lifestyle

KABAR BAIK! BPW Indonesia dan RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis

Selain fokus pada kesehatan fisik, BPW Indonesia juga menggandeng ICT Watch untuk...

Lifestyle

Bandwagon Effect: Fenomena Ikut-Ikutan dalam Psikologi Sosial

Fenomena ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, bandwagon effect dapat mempercepat...

Lifestyle

Bukan Sekadar Ikut-Ikutan, Ini Alasan Remaja Sulit Lepas dari Tren

Inilah sebabnya tren di kalangan remaja cepat berubah. Apa yang hari ini...

Lifestyle

FOMO Berujung Petaka: Fenomena Anak Muda Menghirup Gas Tertawa

Peran Lingkungan dan Edukasi Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari peran lingkungan...