Home Lifestyle Ciri-Ciri Kehamilan: Gejala Umum dan yang Jarang Diketahui
Lifestyle

Ciri-Ciri Kehamilan: Gejala Umum dan yang Jarang Diketahui

Bagikan
Ciri-Ciri Kehamilan
Ciri-Ciri Kehamilan, Image (Istimewa).
Bagikan

Perbedaan lainnya adalah pada pola kelelahan. Kelelahan akibat PMS biasanya hanya berlangsung beberapa hari sebelum menstruasi dan hilang setelah menstruasi di mulai. Sebaliknya, kelelahan akibat kehamilan bisa berlangsung selama berminggu-minggu, terutama di trimester pertama. Jika seorang wanita merasa sangat lelah tanpa alasan yang jelas dan kelelahan ini tidak membaik setelah beberapa hari, bisa jadi ini adalah tanda kehamilan.

Perubahan suasana hati juga bisa terjadi pada PMS maupun kehamilan. Namun, perubahan suasana hati pada kehamilan cenderung lebih ekstrem dan berlangsung lebih lama. Wanita hamil mungkin merasa lebih emosional, mudah menangis, atau mengalami kecemasan yang lebih tinggi di bandingkan dengan PMS.

Salah satu perbedaan paling mencolok adalah adanya mual dan muntah. Meskipun beberapa wanita mengalami gangguan pencernaan ringan sebelum menstruasi, mual dan muntah yang persisten lebih sering di kaitkan dengan kehamilan. Jika seorang wanita mengalami mual yang tidak biasa dan tidak kunjung membaik, sebaiknya ia melakukan tes kehamilan untuk memastikan kondisinya.

Kapan Harus Memeriksakan Diri ke Dokter?

Jika seorang wanita mengalami keterlambatan menstruasi lebih dari seminggu dan memiliki gejala kehamilan lainnya, sebaiknya ia segera melakukan tes kehamilan di rumah. Tes kehamilan yang menggunakan urine dapat mendeteksi kadar hormon hCG, yang meningkat setelah pembuahan. Jika hasilnya positif, langkah selanjutnya adalah berkonsultasi dengan dokter untuk memastikan kehamilan dan mendapatkan perawatan prenatal yang tepat.

Selain itu, jika seorang wanita mengalami gejala kehamilan yang tidak biasa atau mengkhawatirkan, seperti nyeri perut hebat, pendarahan berat, atau pusing yang ekstrem, ia harus segera mencari bantuan medis. Gejala-gejala ini bisa menjadi tanda komplikasi seperti kehamilan ektopik atau keguguran, yang memerlukan penanganan segera.

Wanita yang memiliki riwayat kesehatan tertentu, seperti diabetes, tekanan darah tinggi, atau gangguan tiroid, juga di sarankan untuk segera berkonsultasi dengan dokter setelah mengetahui bahwa mereka hamil. Kondisi medis yang tidak terkontrol dapat meningkatkan risiko komplikasi selama kehamilan, sehingga perawatan dini sangat penting untuk memastikan kesehatan ibu dan janin.

Bagikan
Artikel Terkait
Kabar Baik! BPW Indonesia & RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis
Lifestyle

KABAR BAIK! BPW Indonesia dan RS Siloam Siapkan 25.000 Kuota Screening Kanker Payudara Gratis

Selain fokus pada kesehatan fisik, BPW Indonesia juga menggandeng ICT Watch untuk...

Lifestyle

Bandwagon Effect: Fenomena Ikut-Ikutan dalam Psikologi Sosial

Fenomena ini memiliki dua sisi. Di satu sisi, bandwagon effect dapat mempercepat...

Lifestyle

Bukan Sekadar Ikut-Ikutan, Ini Alasan Remaja Sulit Lepas dari Tren

Inilah sebabnya tren di kalangan remaja cepat berubah. Apa yang hari ini...

Lifestyle

FOMO Berujung Petaka: Fenomena Anak Muda Menghirup Gas Tertawa

Peran Lingkungan dan Edukasi Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari peran lingkungan...